Tampilkan postingan dengan label Servis camera Bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Servis camera Bogor. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 April 2014

Fotografi


Fotografi (dari bahasa Inggrisphotography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.
Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).
Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.

Kamera Instamatik


Kamera Instamatik adalah jenis kamera yang mempunyai bentuk dan konstruksi sederhana sehingga sangat mudah digunakan bagi setiap orang. Kamera instamatik ini untuk pertama kali diperkenalkan oleh Kodak Co. pada tahun 1963. Kamera menggunakan film dalam bentuk cartridge dengan format 126, yaitu dengan ukuran gambar sebesar 28x28mm. Dengan menggunakan film dalam bentuk tersebut maka proses memasukkan dan mengeluarkan film dari dalam kamera akan lebih mudah. Contoh kamera instamatik ini antara lain Kodak Pocket Instamatic yang menggunakan film cartridge (patrum) Kodacolor II dengan print ukuran 9x11 1/2cm.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Nugroho, Amien, 2006, Kamus Fotografi, Yogyakarta: Penerbit Andi.

Camera Jebakan


Kamera jebakan atau perangkap kamera atau kamera trap adalah kamera jarak jauh diaktifkan yang dilengkapi dengan sensor gerak atau sensor inframerah, atau menggunakan sinar sebagai pemicu. Camera trapping adalah metode untuk menangkap hewan liar di film ketika para peneliti tidak hadir, dan telah digunakan dalam penelitian ekologi selama beberapa dekade. Selain aplikasi dalam berburu dan melihat satwa liar, aplikasi penelitian termasuk studi sarang ekologi, deteksi spesies langka, estimasi ukuran populasi dan kekayaan spesies, serta penelitian tentang penggunaan habitat dan pendudukan struktur bangunan manusia.
Perangkap kamera, juga dikenal sebagai kamera trail, yang digunakan untuk menangkap gambar binatang di alam liar dengan campur tangan manusia sesedikit mungkin. Dalam beberapa dekade terakhir, dengan kemajuan dalam kualitas peralatan kamera, metode observasi lapangan telah menjadi lebih populer di kalangan peneliti. Hunting telah memainkan peran penting dalam pengembangan perangkap kamera, karena pemburu ingin menggunakannya untuk pemandu. Pemburu ini telah membuka pasar komersial untuk perangkat dan telah menyebabkan banyak perbaikan dari waktu ke waktu.

Merek Kamera Digital yang terkenal


Merek Kamera Digital yang terkenal:


Sabtu, 01 Maret 2014

MAU PILIH PILIH KAMERA ? BUAT PEMULA SAYA SARANKAN PILIHAN BERIKUT

Anda seorang fotografer? Ini dia info Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer yang wajib anda ketahui. Wajib karena bisa aja anda salah satu penggunanya, atau bahkan  anda belum menggunakannya? Kami sarankan silahkanlah beralih ke kamera-kamera DSLR yang kami tampilkan dibawah ini. Berikut ulasan tentang Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer :
1.  Canon EOS 650D

Spesifikasi dari kamera digital Canon 650D merupakan lanjutan dari canon tipe 600D, Canon tipe 650D ini terintegrasi dengan sensor CMOS Hybrid yang sangat berguna untuk memadukan fungsi  fase deteksi dan fungsi kontras autofokus, keunggulan fitur ini terasa  pada saat fotografer menggunakan 650D untuk proses  perekaman  video. Keberadaan Prosesor yang tertanam pada 650D merupakann generasi Canon Digic 5 14-bit. Fitur andalan lainnya dari canon tipe 650D adalah kamera jenis  DSLR ini sudah dilengkapi dengan  layar sentuh dan vari-angle sehingga semakin memanjakan para pemakainya. Canon tipe 650D adalah jenis DSLR pertama yang memiliki fitur layar sentuh. Fitur pendukung lainnya adalah Hybrid AF yang memberikan fasilitas  efek autofokus  dengan intens ketika  fotografer  memakai mode video dan live mode.

Bagaimana SIGMA kamera di buat ya??

Sebuah lensa kamera dituntut memiliki kualitas tinggi. Kualitas tinggi bagi sebuah lensa berarti mampu mereproduksi foto dengan akurat dan tajam, memiliki kualitas mekanis dan optik yang handal serta tahan dipakai dalam jangka waktu lama tanpa mengalami kerusakan.
Sigma sebagai produsen lensa pihak ketiga tak jarang mendapat penilaian negatif karena dianggap tidak mampu menghasilkan lensa yang kualitasnya setara buatan Nikon/Canon. Namun belum lama ini, Sigma meluncurkan inisiatif bernama Sigma Global Vision. Inisiatif Sigma diharapkan mampu menghapus stigma negatif dari pengguna lensa, sebagai bukti lensa 18-35mm f/1.8 DC Art mereka adalah salah satu lensa terbaik untuk kamera APSC. Begitu juga dengan lensa Sigma 35mm f/1.4 DG Art yang saat ini dianggap sebagai salah satu lensa 35mm terbaik untuk kamera full frame..
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=y2JJrn66A80 

Minggu, 16 Februari 2014

Dua Kamera Tangguh Terbaru Besutan Ricoh


Ricoh WG-4

 

Kamera ini merupakan pengganti dari Pentax WG-3 yang dirilis tahun lalu. Setelah Ricoh resmi mengakuisisi Pantex, kamera ini disempurnakan dengan nama Ricoh WG-4.

Ricoh WG-4 hadir dengan sensor BSI-CMOS beresolusi 16 megapiksel, lensa 25-100mm berdiafragma F/2 - F/4.9 dengan kemampuan optical zoom 4x dan telah dilengkapi sensor-shift image stabilization untuk mengurangi foto yang buram akibat guncangan tangan saat memotret.

Untuk membantu Anda memotret, WG-4 menyediakan layar LCD berukuran 3 inci. Bagian lensanya juga telah dilengkapi dengan enam buah lampu LED. Fungsi lampu LED ini untuk menerangi saat hendak memotret makro.

Kemasan bodi WG-4 telah mendapatkan sertifikasi IPX8 sehingga dapat diajak menyelam hingga kedalaman 14 meter selama 2 jam, tahan terhadap benturan jika terjatuh dari ketinggian 2 meter, antidebu dan antibeku hingga minus 10 derajat Celcius.

Bila Anda ingin menandai lokasi tempat pengambilan foto, Ricoh juga menyiapkan versi WG-4 yang telah dilengkapi modul GPS.

Versi GPS ini menawarkan sejumlah kelebihan seperti fitur melacak lokasi foto yang diambil, sensor tekanan, ketinggian, pengukur kedalaman, dan kompas digital yang semuanya berguna untuk aktivitas outdoor.

Ricoh WG-4 (non-GPS) dibanderol seharga US$329,95 dengan pilihan warna perak dan kuning. Sedangkan WG-4 versi GPS dibanderol seharga US$379,95 dengan ketersediaan warna hitam dan biru.

Sigma Siapkan Sensor Eksklusif Untuk Kamera Kompak Terbarunya


Sigma Siapkan Sensor Eksklusif Untuk Kamera Kompak Terbarunya

Sigma menyatakan tengah mengembangkan sebuah sensor gambar terbaru yang dirancang khusus untuk kamera kompak yang masuk dalam keluarga DP. Sensor anyar itu diberi nama Foveon X3 atau juga disebut `Quattro'.

Mengutip laman Pocket-Lint, Selasa (11/2/2014), sensor itu hadir untuk menggantikan versi terdahulunya yaitu Faveon X2. Melalui keterangan resminya, Sigma menyatakan bahwa Foveon mirip dengan teknologi film berwarna yang mampu menangkap berbagai lapisan cahaya.

Selain me-redesign sensor, Sigma juga mengaku telah merancang ulang desain dan mesin dari kamera kompak seri DP. Kamera baru menggunakan teknologi pengolahan gambar eksklusif untuk menghasilkan resolusi yang luar biasa, gradasi yang tepat, warna cantik, dan gambar bernuansa 3D" kata Sigma.

Namun sayangnya, Sigma belum mengungkapkan lebih banyak soal spesifikasi detil dari Quattro. Produsen kamera asal Jepang itu hanya mangatakan bahwa generasi terbaru dari seri DP series akan mewujudkan filosofi Sigma untuk menciptakan kamera yang menghasilkan karya seni tinggi.

Sigma juga menuturkan bahwa kamera terbarunya itu akan menampilkan kinerja pengolahan gambar yang tinggi dengan menyuguhkan pengalaman berbeda dalam aktivitas pemotretan sehari-hari.

Apakah yang disebutkan di atas itu benar? Kita lihat saja sampai kamera Sigma DP Quattro pertama itu benar-benar diluncurkan ke pasaran.
Sumber: Liputan6.com

5 Kamera canggih Canon terbaru sangat mempesona

Canon yang terkenal dengan produsen kamera memang sudah tak diragukan. Perusahaan sebesar Canon sudah pasti memiliki banyak penggemar. Nah, kali ini Canon baru saja merilis beberapa kamera terbaru yang sangat mempesona.

1. Canon PowerShot D30

 Canon PowerShot D30 adalah kamera yang memiliki kemampuan luar biasa. Kamera ini mampu menyelam di dalam air hingga kedalaman 82 kaki atau setara dengan 25 meter.

Dikutip dari Ubergizmo (12/2), kemampuan menyelam itu bukanlah keunggulan satu-satunya. Sebab kamera ini juga tahan banting.

Canon PowerShot D30 ini mampu menahan guncangan saat jatuh meskipun dari ketinggian 6,5meter. Mengesankan, bukan? Bahkan kamera ini juga mampu bertahan pada suhu tinggi mulai 14-104 Fahrenheit.

Pelacak GPS juga tersedia di kamera ini. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengetahui di mana saat itu Anda mengambil foto. Lokasi akan terdeteksi dengan tepat. Canon PowerShot D30 rencananya akan menyusur pasar pada bulan April mendatang dengan harga USD 329,99 atau setara dengan Rp 3,9 juta. Anda berminat?


2. Canon PowerShot SX700 HS

 

 Kamera saku ini datang dengan kemampuan 30 kali Optical Zoom, artinya itu setara dengan 25-750mm zoom range. Miliki konektivitas Wi-Fi dan Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan Anda mudah berbagi foto yang telah Anda jepret.

Canon PowerShot SC700 HS memiliki sensor 16,1MP High-Sensitivity CMOS dan DIGIC 6 Image Processor. Rencanaya, kamera ini akan hadir di pasaran pada bulan Maret mendatang.


3. Canon EOS Rebel T5

 

  Kamera DSLR ini datang dengan sensor 18MP CMOS (APS-C) dan DIGIC 4 kinerja tinggi. Hal ini akan membantu Anda untuk mengambil gambar dalam kondisi minim cahaya.

Canon EOS Rebel T5 memiliki rentang ISO dari 100 hingga 6400, namun bisa diupgrade sampai 12800. Tidak hnaya itu, Anda juga akan dapat menikmati mode pemotretan terus menerus sampai 3 frame per detik. Diketahui, harga yang dibanderol untuk satu unitnya adalah USD 549,99 atau setara dengan Rp 6,5 juta.



4. Canon PowerShot G1 X Mark II

 

 Canon PowerShot G1 X Mark II memiliki kemampuan zoom hingga 5 kali. Itu artinya setara dengan lensa 24-120mm). Tak hanya itu, kamera ini juga memiliki dukungan NFC, serta layar sentuh 3inci Full HD.

Ada juga 31 point auto-focus yang ditemukan pada Canon PowerShot G1 X Mark II. Dijadwalkan, kamera ini akan dipasarkan pada bulan April nanti dengan banderol USD 799,99 atau setara dengan Rp 9,5 juta.



5. Canon PowerShot ELPH

 

Kamera ini memiliki kemampuan mengambil gambar dengan ketajaman yang luar biasa, bahkan untuk video sekalipun. Mode auto-smart sangat cocok bagi mereka yang masih pemula sebab akan menghasilkan gambar yang cukup layak.

Canon PowerShot ELPH rencananya akan dijual mulai dari harga USD 119,99 atau setara dengan Rp 2,3 juta.