Tampilkan postingan dengan label Flexibel samsung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flexibel samsung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 April 2014

Fotografi


Fotografi (dari bahasa Inggrisphotography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.
Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).
Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.

Sabtu, 01 Maret 2014

Bagaimana SIGMA kamera di buat ya??

Sebuah lensa kamera dituntut memiliki kualitas tinggi. Kualitas tinggi bagi sebuah lensa berarti mampu mereproduksi foto dengan akurat dan tajam, memiliki kualitas mekanis dan optik yang handal serta tahan dipakai dalam jangka waktu lama tanpa mengalami kerusakan.
Sigma sebagai produsen lensa pihak ketiga tak jarang mendapat penilaian negatif karena dianggap tidak mampu menghasilkan lensa yang kualitasnya setara buatan Nikon/Canon. Namun belum lama ini, Sigma meluncurkan inisiatif bernama Sigma Global Vision. Inisiatif Sigma diharapkan mampu menghapus stigma negatif dari pengguna lensa, sebagai bukti lensa 18-35mm f/1.8 DC Art mereka adalah salah satu lensa terbaik untuk kamera APSC. Begitu juga dengan lensa Sigma 35mm f/1.4 DG Art yang saat ini dianggap sebagai salah satu lensa 35mm terbaik untuk kamera full frame..
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=y2JJrn66A80 

Minggu, 16 Februari 2014

5 Kamera canggih Canon terbaru sangat mempesona

Canon yang terkenal dengan produsen kamera memang sudah tak diragukan. Perusahaan sebesar Canon sudah pasti memiliki banyak penggemar. Nah, kali ini Canon baru saja merilis beberapa kamera terbaru yang sangat mempesona.

1. Canon PowerShot D30

 Canon PowerShot D30 adalah kamera yang memiliki kemampuan luar biasa. Kamera ini mampu menyelam di dalam air hingga kedalaman 82 kaki atau setara dengan 25 meter.

Dikutip dari Ubergizmo (12/2), kemampuan menyelam itu bukanlah keunggulan satu-satunya. Sebab kamera ini juga tahan banting.

Canon PowerShot D30 ini mampu menahan guncangan saat jatuh meskipun dari ketinggian 6,5meter. Mengesankan, bukan? Bahkan kamera ini juga mampu bertahan pada suhu tinggi mulai 14-104 Fahrenheit.

Pelacak GPS juga tersedia di kamera ini. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengetahui di mana saat itu Anda mengambil foto. Lokasi akan terdeteksi dengan tepat. Canon PowerShot D30 rencananya akan menyusur pasar pada bulan April mendatang dengan harga USD 329,99 atau setara dengan Rp 3,9 juta. Anda berminat?


2. Canon PowerShot SX700 HS

 

 Kamera saku ini datang dengan kemampuan 30 kali Optical Zoom, artinya itu setara dengan 25-750mm zoom range. Miliki konektivitas Wi-Fi dan Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan Anda mudah berbagi foto yang telah Anda jepret.

Canon PowerShot SC700 HS memiliki sensor 16,1MP High-Sensitivity CMOS dan DIGIC 6 Image Processor. Rencanaya, kamera ini akan hadir di pasaran pada bulan Maret mendatang.


3. Canon EOS Rebel T5

 

  Kamera DSLR ini datang dengan sensor 18MP CMOS (APS-C) dan DIGIC 4 kinerja tinggi. Hal ini akan membantu Anda untuk mengambil gambar dalam kondisi minim cahaya.

Canon EOS Rebel T5 memiliki rentang ISO dari 100 hingga 6400, namun bisa diupgrade sampai 12800. Tidak hnaya itu, Anda juga akan dapat menikmati mode pemotretan terus menerus sampai 3 frame per detik. Diketahui, harga yang dibanderol untuk satu unitnya adalah USD 549,99 atau setara dengan Rp 6,5 juta.



4. Canon PowerShot G1 X Mark II

 

 Canon PowerShot G1 X Mark II memiliki kemampuan zoom hingga 5 kali. Itu artinya setara dengan lensa 24-120mm). Tak hanya itu, kamera ini juga memiliki dukungan NFC, serta layar sentuh 3inci Full HD.

Ada juga 31 point auto-focus yang ditemukan pada Canon PowerShot G1 X Mark II. Dijadwalkan, kamera ini akan dipasarkan pada bulan April nanti dengan banderol USD 799,99 atau setara dengan Rp 9,5 juta.



5. Canon PowerShot ELPH

 

Kamera ini memiliki kemampuan mengambil gambar dengan ketajaman yang luar biasa, bahkan untuk video sekalipun. Mode auto-smart sangat cocok bagi mereka yang masih pemula sebab akan menghasilkan gambar yang cukup layak.

Canon PowerShot ELPH rencananya akan dijual mulai dari harga USD 119,99 atau setara dengan Rp 2,3 juta.

Rabu, 01 Januari 2014

MENGENAL JENIS JENIS LENSA

MENGENAL JENIS JENIS LENSA

Jenis - jenis Lensa



Jenis lensa pada umumnya diklasifikasikan menjadi dua jenis yaitu lensa jenis “Prime” yaitu lensa yang memiliki focal length tetap dan lensa”Zoom” yaitu lensa yang memiliki focal length variabel.

Yang termasuk kedalam jenis lensa Prime adalah lensa standar (35 – 80mm), wide-angle (15-28mm), makro (50-100mm), tele (80 – 300mm) dan lensa super telephoto (200-400mm).
Dan, yang termasuk kedalam jenis lensa Zoom adalah lensa wide-angle yang dilengkapi dengan variasi seperti untuk tele atau Standard untuk cakupan tele.
Kalau kamera poket pake lensa jenis mana ya? kamera digital point and shoot atau kita sering menyebutnya kamera poket/saku dilengkapi dengan lensa standar 35 – 80mm. Lensa standar juga dikenal sebagai “normal-lens” Istilah “normal” digunakan untuk jenis ini karena menangkap adegan sebagaimana mata manusia melihatnya. Lensa standar sangat bagus untuk pemotretan sehari-hari, seperti bunga, orang, atau binatang peliharaan.

Wide-angle memberikan pandangan yang lebih luas dari sebuah adegan dimana lensa standar tidak dapat melakukannya. Karena lensa ini menangkap area yang lebih luas sangat cocok digunakan untuk memotret grup/kelompok dan landscape.

Tele digunakan untuk memperbesar gambar atau untuk membawa subjek agar terlihat lebih dekat. Umumnya lensa tele dilengkapi dengan cakupan 75-300 mm. Jika Sobat akan menggerakan cakupan melebihi 35mm akan lebih baik menggunakan tripod atau stabilizer. Stabilizer akan membantu Sobat untuk memegang kamera dengan stabil sehingga menghasilkan gambar yang jelas bahkan jika tangan Sobat gemetar.

Super tele dilengkapi dengan lensa 200-400mm. Jenis ini banyak digunakan untuk menangkap kehidupan liar (wild life) atau burung.

Lensa Makro dirancang untuk menangkap subjek yang kecil agar terlihat  lebih besar. Makro Fotografi adalah jenis pemotretan yang memperbesar ukuran subjek. Seperti namanya lensa makro sangat bagus untuk gambar dekat, seperti bunga, jaring laba-laba, serangga dan benda-benda kecil lainnya.
Digital zoom bekerja dengan cara memotong gambar ke ukuran yang lebih kecil, dan kemudian memperbesar bagian yang di dipotong tersebut untuk mengisi frame.

Optical zoom bekerja seperti digital zoom. Namun lensa hanya mengubah focal length.

Sumber: http://wedddingkumagazine.wordpress.com/2012/02/21/jenis-jenis-lensa-dan-kegunaannya/